harian.web.id - Industri hiburan Indonesia baru saja kehilangan salah satu bakat terbaiknya, Priya Prayogha Pratama, yang lebih dikenal sebagai Babe Cabita. Ia meninggal pada hari terakhir bulan Ramadhan, meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga, teman, dan penggemarnya.
Salah satu yang paling merasa kehilangan adalah komika Andi Awwe Wijaya, yang telah lama berteman dan berkolaborasi dengan Babe. Menjelang wafatnya, Awwe bersama beberapa rekan komika lainnya sempat menjenguk Babe di rumah sakit, tempat mereka juga menjenguk Muhadkly Acho yang kebetulan dirawat di kamar seberang.
Dalam kunjungan itu, mereka menemukan Babe tengah khusyuk beribadah. Menghormati momen tersebut, mereka memilih untuk menunggu hingga Babe selesai. Sesi yang diharapkan hanya sebentar itu berubah menjadi hampir satu jam penuh keakraban, dimana Babe, meskipun sedang sakit, berhasil menghibur teman-temannya dengan humor-humornya yang tajam.
Awwe mengungkapkan kekagumannya pada ketabahan Babe yang masih bisa membuat orang lain tertawa di saat dia sendiri berjuang dengan sakitnya. Bahkan ketika Babe mengeluhkan sakit kepala, responsnya tetap mengundang tawa.
Kini, saat Babe telah tiada, Awwe dan rekan-rekan komika lainnya mengunjungi makamnya, menaburkan bunga dan mendoakan agar Babe mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya. Awwe juga menyampaikan harapannya agar Babe bisa bergabung dengan rekan-rekan komedian yang telah mendahului, membentuk komunitas yang ceria di alam baka. Kepergian Babe Cabita telah meninggalkan lubang di hati banyak orang, namun kenangannya akan terus hidup dalam tawa yang telah ia sebarkan.
